Archive for January, 2006

Mangkok Putih? GAK LAGI DEH!

Tuesday, January 31st, 2006

Lantai 1, Chitoz, belok kanan dari pintu depan, terus naik tangga, row di sebelah kiri (dereten Wing Dome, Eaton bakery, dll).  Belakangan dari menunya baru tahu kalau lokasinya banyak euy… Lokasi_2

Lokasi menarik, lumayan nyaman.  Menu variatif!  Ada mie-miean, contoh: Tom Yam, Duck, Chicken & Mushroom, dll.  Mie kuah, mie goreng, kwetiau, nasi goreng, bahkan makanan jepang!  Minumannya juga gituw.  Favoritku, chocolate milk shake, ada!  Variasinya ok, pas untuk nemenin makanan-makanan yang ada.  Gak kurang, bahkan ada pilihan untuk desert berupa Gelato Ice Cream, brownies (sederhana sih, tapi sometimes kita butuh aja tuh yang gituan :D, "simple and fit in"), Banana Split, dll.Menus_1

Dari sisi harga, hmm…  Bisa dibilang murah sebenarnya!  Menu utam masuk kisaran 10-30k.  Well, ada juga sih yang harganya di atas 40k.  Very nice indeed!

Sekarang pilihan personal… :D  Samwanku milih Beef Sliced Tom Yam.  Sementara aku pilih Beef Sliced Tom Yam Lamien.  Perlu diketahui bahwa "Lamien" itu adalah mie khusus yang dibikin secara langsung oleh restonya.  Mienya beda!  Catatan penting lainnya, ada tulisan bahwa penyajiannya akan memakan waktu 15 menit!  Habis itu, doiku milih minumnya Lime Squash.  Sementara aku Ice Chocolate.  Pilihanku enak!  Tapi pilihan samwanku…  Wooo…  ASAM bangeet, kurang manis kali yah. Lime_squash

Well, so far is a perfect day.  Sampai ada sebuah kejadian yang mulai aneh…  Dua orang pramusajinya tabrakan, gak sampai mecahin piring sih, tapi numpahin kuah ke lantai…  Hmmm…  Untung gak ada tamu di deket-deket situ!  Catatan penting nih!  Meski kemudian para pelayannya cukup cepat untuk segera ngebersihin.

Lalu, saat lagi ngobrol-ngobrol sama samwanku, datanglah menu mienya.  BTW, minumnya udah disajikan lebih dulu secara cepat.  (Karena sepi kali yah? :D)  Wah dia menikmati sekali, huehehe.  Kuahnya berbumbu, enak!  Oh iya, di meja udah disediain aksesoris seperti kecap, sambal, acar cabe, hehehe, standar resto mie.  Sayang nggak ada acar timun.  Mungkin musti minta duluw.

Lima belas menit berlalu…  Atau bahkan memasuki lewat dari 20 menit.  Si Lamien pesananku belum juga tiba.  Komentar samwanku belakangan…  H2C tiap ngeliat para pelayannya lalu lalang! (Berharap udah datang tuh pesananku…)  Sempet pula ada pelayan yang mbuka tirai ke bagian penyedia makanannya, bilang… "Lamiennya…"  Okeee deee…  Aku dan samwanku sama-sama berpikir, wah nyiapin lamien itu lama bangeet!  Mungkin butuh latihan pemanasan beberapa jurus dulu untuk nyiapin mie dengan sebutan "Lamien" itu, huaihaihiahua.

And then…  Samwanku udah mulai kenyang, mienya gak habis, sementara aku masih kelaparan…  Jadinya aku bantuin deh dia nyelesaiin makanannya, huhuhu.  Samwanku lanjut dengan Banana Split.  Setelah merasakan gelagat buruk, aku mutusin kalau pelayannya lewat, minta bill sekalian Lamiennya minta dibungkusin aja deh.  Huekz.  Samwanku udah ngabisin setengah dari Banana Split, dan tibalah saat ‘berteriak’.  "Mas, minta billnya sekalian pesanan saya yang belum dateng dibungkus aja deh…"

Lalu cerita berlanjut…  Muncul mas-mas yang nanya lagi…  "Lho, jadi Bapak pesen Lamien terus belum keluar dari tadi?"  Berusaha nahan bete, tapi mulai meninggi nadaku, "Lah iya…"  Samwanku pun ikut menimpalin, "Dari tadi emang belum keluar…"  Hhh…  Lalu datanglah, si pelayan yang awalnya nerima pesanan kami.  Dia menanyakan ulang pesananku, terus ia menunjukkan menu padaku, bahwa apa tadi yang kami pesan.  "Sorry Pak, tapi biar jelas juga…  Saya yang salah, atau Bapak yang salah…"  Lalu dia nunjukin ke kertas pesanannya…  Terkejutlah dakuw!  Cuman LAMIEN satu.  Yang mie Beef Sliced Tom Yam gak tercatat! :((  OKE DEEEEEEEEE…

[Tenang, tenang, ayo tenang!]  Si pelayan menawarkan…  "Jadi nerima pesanannya cuman itu Pak.  Atau Bapak mau Lamiennya, biar saya ambilkan. [Kurang lebih gitu ngomongnya]"  HUAAAAAAA…  Bete.  Mungkin memang gak jelas siapa yang salah, tapi si pelayannya itu malah kesannya nyari-nyari siapa yang salah!  "Sorry ya Pak…"  Aku cuman bisa nganggukin kepala, "Ya udah, billnya mana…"  BETE!

Well…  Mangkok Putih!  Dengan menu variatif, harga reachable, tempatnya nyaman, makanan dan minumannya ok…  Hmm…  Kalau saja gak ada kejadian itu, White Bowl is A GREAT PLACE!  Too bad…  Meski bisa jadi itu ’sial’nya aku aja, tapi…  AKU MALES DATENG KE SITU LAGI!  Buat pembaca, silahkan mencoba :).

-…-

Bintang-bintang yang berbicara…

Monday, January 30th, 2006

Jadi inget…  Dulu punya hobi, naekin tangga, terus nongkrong di genteng…  Tiduran sambil lihat langit!  Memandang, dan bicara pada bintang-bintang…

Kemerlap dan kemerlip yang saut menyaut, menjadi teman berbicara.  Duluuuw bangettt…  Gara-gara itu, punya alternatif pilihan masuk ke jurusan Astronomi.  Asyiiik…  Bisa jalan-jalan ke bulan, berbisik pada angkasa, menyapa mentari, bercakap pada sang bintang.

Hmm…  Coba diingat-ingat dulu…  Nebula, galaksi, tahun cahaya, supernova, meteorit, komet…  Halaman yang udah reot di otakku, tak mampu banyak singkap keingintahuan akan masa lalu.  Hikz-hikz-hikz.  Rada terbujuk buat lihat-lihat ensiklopedi kesayanganku pas masa kecil.  "Nggak ahh…  Nanti balikinnya repot, mana kamar tanpa ongkrah-ongkrah tuh buku aja udah berantakan."

Hhh…  Aku rindu bisa tiduran di genteng lagi…  Bentar!  Kok dulu gak banyak nyamuk yah?  Hmm…  Dunia memang banyak berubah!  Hehehe…  [Hhh...]  Semoga bisa kembali bicara-bicari dengan bintang-bintang, tak lupa ucapkan Subhanallah-Masya ALLAH sembari saling mengerlipkan mata :).

-…-

Persembahan untukku.

Monday, January 30th, 2006

Rumput-rumput itu mengelupas…
Dari tanah yang liat…
Tinggalkan pemandangan yang membekas…
Meski hujan rapatkan banyak sekat.

Dalam hitungan bumi…
Roda itu menggerigis…
Tiap sesaknya selalu melewati…
Sadar kan hati tanpa rasa bengis.

Fiuhhh…  Sudah berapa set kalender masuk keranjang sampah, atau dikasih ke tukang loak yah?  Baru sempet, mau pergantian malam ke hari sesudah miladku, merenungi masa lampau…

Bak lalat-lalat yang kuharap kumampu kibas sedikit tangan saja…  Dan mereka (dosa-dosa) itu pun menjauh.  Semoga ALLAH SWT mengampuni kita semua selalu, betapapun banyaknya dosa kita, amiin.

Sebuah perenungan, apa yang telah aku lakukan untuk aku sendiri?  Gak usah lah jauh-jauh mikir agama, nusa dan bangsa!  Nanti aja kalau lagi kuliah Pancasila :P.

Aku sebagai sosok makhlukNYA…  Sosok individu yang sekarang bertanggung jawab untuk menentukan sebuah pilihan dari semua guratan-guratan nasib yang tertoreh dalam lembaran-lembaran kehidupan sang Permono.  Yup, aku yakin sang Khaliq telah membukukan sebuah novel tentang aku di duniaNYA sana, tanpa terjerat oleh waktu…  Cerita itu bergerak paralel dengan kehidupanku!

Sudah berapa keranjang uang dari segunung rejeki yang ALLAH Sang Maha Pemurah limpahkan padaku, kuamalkan dengan ikhlas dan diawali dengan sebuah ucapan indah, "Bismillah"…

Sudah berapa peluh kuteteskan pikirkan umat… umat… dan umat…  Wahai saudara-saudariku seiman!  Wahai keluarga-keluargiku semakhluk!  Jua hembuskan napas beraktifitas untuk kalian semua…  Sumbang entah berapa detik demi kemakmuran kalian?  Maafkan aku!

Lalu tiada semua itu merupakan bekalku untuk bertemu denganNYA!  Dengan apa aku nanti menghadap KekuasaanNYA…  Sebuah titik yang bukan pula merangkai semesta…  Tiada arti!  Pantaskah?  Siapkah aku malu?  Menanggung semua azab dan derita?

"Tidak, TUHANKU yang AGUNG!"  "TIDAK!"

Ataukah harusnya aku tak berpikir itu semua…  Bukankah Rasulullah malah kembali ke tanah bumi…  Padahal Beliau telah diMi’rajkan ke sebuah imaji dan bertemu dengan sang Maaaliki yawmiddiiin.  Sebuah keputusan meninggalkan keindahan tiada tara, malah kembali sebarkan nasihat-nasihat sejati ke para pemilik hati yang congkak, manusia fana,…  Allahumma Shalli ‘ala Muhammad…  Beruntunglah kita!

Semoga bukan kesenangan duniawi saja, yang kuniatkan tiap pagi untuk kukecap.  Semoga hasil perenungan ini mampu meluruskan niat-niat yang bimbang untuk selalu istiqamah di jalan yang disukaiNYA, amiin.

Demi Tuhan, semoga tulisan ini selalu membekas dalam hati seorang Permono…  atau dua orang atau berapa banyak yang ikut membacanya :), amiin ya Rab ya Quduusu ya Ghafuuru Rahiym.

-…-

A Must…

Saturday, January 28th, 2006

Tadinya berniat untuk menghilangkan rasa pengusir vampir dari resto yang terletak beberapa petak di sampingnya, tapi buatku…  Waaa…  Beruntung banget ngerasainnya!

Letaknya di ujung, masih di lantai 3, Restaurants Row, PIM2.  Namanya NYDC.  Logonya lucu, gambar anjing ‘kampung’ gaya NY [sok teu dehhh... :P].  Lokasinya nyaman, dengan penuh warna-warni.

Menunya…  Hmm, RUAME!  Bukan karena variatifnya, tapi emang design menu booknya padat, rame, penuh gambar gak jelas, huehehe…  Unik juga.  Sementara dari sisi variasi menu…  GlekZ!  Banyak coklaaaaaaaaaaaat!  Huaaaaaaaaaa…  Sundaes, pastries…  Sluuuuurp.  Top abiis!

Samwanku mesen Romeo and Juliet.  Apa tuh?  Gak tau, ya kira-kira model pasta, spaghetti, gitu-gitu kali yah.  Sementara akuw…  Spy_who_loved_me"Spy Who Loved Me", hahaha.  Namanya sih jijay, tapi…  Dua bukit es krim coklat, dikasih basa-basi berupa buah strawberry, campuran dalamnya berupa coklat chips, biskuit, dan potongan oreo.  Hmmm…  BTW, maaf gambarnya ancur.  Soalnya udah gak nahan untuk segera ngicipin >:).

Dari sisi harga, waaa…  Rasa-rasanya emang sedikit di atas standar kali yah (30-50k).  Tapi sepertinya harga segitu udah jadi standar tersendiri :(.  Selain itu yang menarik adalah pastriesnya.  Koleksi roti coklatnya lumayan macem-macem euyy!

Akhir kata…  This is a must for Chocolate fans like me! =)

-…-

Unforgettable…

Saturday, January 28th, 2006

Is it?  Hehehe…  Tanya samwanku deh! :P  Petualangan ini udah lama, tapi baru bisa upload sekarang :(.

Namanya JITTLADA!  Lantai 3, Restaurants Row, PIM2.  Hmmm…  PIM2 itu lebih dingin, dan kata temennya samwanku, lebih kinclong, hehehe…  Aku sih tertarik makanannya doang.  Anyway…  Back to main topic :D.

Lokasinya ok, kata pelayannya "halal".  Yang jadi concern…  Kok remang-remang yah?  Entar gak keliatan dong tuh makanan, hihaihiahihiahai.  Temboknya dihiasi ornamen gaya Thai (gajah-gajahan).  Pelayanannya, I have no complaint.  Menunya…  Nah ini!  Pakai bahasa Thai (kalau kata Kabul bikin dia jadi nggak nabsu, hahahahahahaha).  Untungnya sih ada Inggrisnya :D.

Pilihan jatuh ke…  NTordKratiamPrikThai…  Apaan tuh?  Huehehe…  Daging bumbu gitu deh.  Itu pilihannya doi.  Sementara aku, pilih Pad Thai.  Mie-miean.  (Duh, Mono ke mana-mana defaultnya mie melulu deh! :P)  Menu sampingan adalah Som Tam.  Ini tipe salad pepaya atau nenas, lupa.  Nama-namanya pada keren sih, hahaha…  Ini juga bisa ditulis karena masih nyimpen bonnya :P.

Nah sekarang komen ke rasa makanannya!  Ini lah kenapa aku milih judul entryanku kali ini :D.  Tadinya sempet mau bilang "Do not enter unless you’re brave enough"…  Kalau doi ngusulin, "Do not enter unless you’re no vampire".  Hehehe…

Ke dua makanan berat berasa bumbu kacangnya.  Awas, yang punya banyak karies…  Lebih baik konsul sama drg. Rosa dulu deh, lagi butuh pasien buat ditambal tuh! :D  Berasa pedas dari bumbu bubuk cabe.  Yang jadi masalah untuk makanan si Bla-Bla Prik Thai itu!  Bumbu garlicnya tajam!  Terlalu tajam!  (Understand now, why vampire should not enter?! :P)  Setelah beberapa lama, bumbunya itu bakalan masih berasa di tenggorokan!  (Two days… :(…  OUCH!)

Kalau saladnya sih sebenarnya unik, tapi sayang masih kurang bisa pas untuk makanan si garlic maut!  Gak bisa ngurangin tajamnya.  Well, sebenarnya aku sempet nyaranin mending ‘ditimpain’ makanan lainnya, biar nggak berasa banget.  Yang lain sih banyak kok yang menarik, tapi ya emang musti hati-hati kali yah, hehehe.

Masalah minuman?  Hmmm…  Biasa aja.  Kalau harga, agak sedikit di atas harga standar 20-30k kali yah.  Mungkin karena makanannya juga aneh-aneh gitu sih, hehehe…

Met mencoba! :)

-…-

Kabelvision dudul!

Thursday, January 26th, 2006

NgekZ!  Gara-gara KV gak ada signal melulu, jadi nggak ngeblog deh…  Huhuhu…  Sedihhhhhhhhhhhhhhh…  Padahal ada beberapa cerita baru loh, haihaihiahihia…

Well, met lihat entry selanjutnya!

-…-

Planet Panas!

Saturday, January 21st, 2006

Siang itu…  Aku ceritanya lagi ndirian, terus laper…  Umm, udah gitu…  Udah lama sih ngebet maem lagi di Hot Planet Sarinah!  Sebenarnya dulu pernah, tapi gak jadi maem di situ, karena ada skandal yang terjadi, hihiahiahiha…

Singkat aja…  Tempatnya sih, lumayan deh.  Berhubung maemnya jam 11-an, belum ramai, pelayanannya masih terkendali.  [Sempet lucu juga sih, ada pelayan yang kerjaannya nyeplokin lalat di kaca!  Hmm, catatan penting kali yah...  Resto kok banyak lalatnya, huehehe...]

Menunya variatif enough, standar sih, tapi yaaa…  Pas lah buat lingkungan kantor.  Gak lucu juga kalau aneh-aneh malah bikin sakit perut, hauhaha…  So, aku pesen beef brocoli with rice.  Bumbunya ok.  Habis itu, minumnya standarku, yaitu Choco Milk Shake :P.  Kenyangnya pas juga.

Teruws…  Berhubung masih kebayang "Chocolate Melt" di Kavana atau tempat-tempat lain yang nyediain Pastries…  Akhirnya daku memutuskan pesen Sweet Brownies.  Ini brownies, yang di atasnya dikasih 3 bukit es krim, masing-masing berwarna merah muda, kuning, dan coklat.  Browniesnya kurang berasa, esnya biasa aja.  Well, lumayan lah buat hidangan penutup :D.  Next time nyobain cemilan laennya deh.

Meski akhirnya sempet sakit perut karena kekenyangan, huhuhu…

-…-

Sebuah nikmat…

Sunday, January 15th, 2006

Tahu apakah arti nikmat itu sesungguhnya?  Enak?  Yummy?  Sesuatu yang kita merasakan senang?  Dll?  Apapun itu…  Muncullah konsekuensi-konsekuensi…  Bersyukur!  Dan mempertahankan nikmat itu!  Bertanggung jawab…

Iman dan Islam?  Nikmat!  Bersyukurlah, dan pertahankan…  Lebih jauh, perjuangkan selalu.  Harta?  Nikmat!  Bersyukurlah, dan pertahankan…  Lebih jauh, bersedekahlah.  ‘Ilmu?  Nikmat!  Bersyukurlah, dan pertahankan…  Lebih jauh, amalkanlah.  Pasangan hidup yang manis? :)  Nikmat!  Bersyukurlah, dan pertahankan…  Lebih jauh, sayangilah sesuatu.

-…-

Ikan atau Kambing?

Sunday, January 15th, 2006

Kemarin Jumat, ditraktir temen curhatku, namanya Urfah! :D  (Yow Fah, makin terkenal kauw :P, hiahiahihaihiah…)

Maem di gedung belakangnya Indosat Medan Merdeka Barat aka KPPTI, Mie Tebet.  Lucu deh, moso’ ada Ikan namanya Ikan Kambing-kambing?!  Itu ikan atau kambing?  Gak nyangka, kirain orang doang yang plin-plan :D…  Well, ikan itu kan yang ngasih nama orang, jadi wajar aja plin-plan, huehehe…

Kalau soal rasa?  Gak tau deh…  Minggu ini belum ada petualangan lagi nih.  Kalau Soto Ayam Pak Sadi, pasti dah pada tau kan?  Hehehe…  Betewe, di Jalan Woltermonginsidi situ ternyata ada Warung Daun juga tho…  Hmm… :-?

-…-

Reunion! Part 2.

Tuesday, January 10th, 2006

Ok, kita lanjut ke part 2 yah :D.

Setelah acara di Loco Moco itu, eh ternyata samwanku mau dateng.  Dia hari itu ceritanya emang meriksa-meriksa gigi guru Fisika SMAnya (which is my high school too :P).  Terus habis itu, mereka mau nyari maem.  Aku sempet nawarin, "Ya udah sekalian aja ke sini ;)…"  Tadinya samwanku mau nyari yang deket-deket Kemanggisan, tapi rupanya terus ganti rencana ya udah.  Welcome to the party then :D…

Pendek cerita setelah ketemu, samwanku ngasih ide ke Red Bean.  Pas sampai tempatnya, ternyata cuman jual minuman doang.  Jadi bingung deh nyari apaan.  Terus aku nembak deh ke Cafe Celcius (lokasi lantai 3A deket The Buffet, kalau ke arah Food Court pasti ngelewatin).

Tempatnya nyaman.  Menunya mungkin kurang banyak yah, meski cukup variatif.  Berhubung perutku udah penuh, aku cuman nyari cemilan yang sayangnya NGGAK ADA PASTRY! :(  Ya udah Banana Goreng deh :P…  Minumnya Chocholate Chip.  Rasanya asyik!  Adikku juga senasib rupanya, perutnya udah penuh, hahaha…  Milih deh dia Banana Split.  Kata samwanku sih enak.

Sementara Bu Z milih maeman Sea Food apa gituh.  Wah sayangnya aku lupa nanya, rasanya enak tak?!  Hehehe…  Samwanku pesen Chicken apa gitu Asian Sauce.  Enak katanya.

Sebelumnya lupa…  Penyajiannya menunya lumayan, standar sih.  Pelayanannya nggak ada yang perlu dikeluhkan.  Harganya sedikit di atas rata-rata, but still masih dalam jangkauan :D.  Demikian info maeman minggu ini :P.

Cerita intermezzonya adalah…  Dapat gosip-gosip baru, hahaha…

-…-